Rabu, 24 Juni 2009

Air Mata

Kau Cair dan tak berbentuk,
tapi dapat memecahkan karang hati yang keras.

Kau lemah tak berdaya,
tapi mahluk mana yang tak pernah merasakanmu.

Kau sedikit,
tapi jedamu tak terbatas.

Kau bening,
tapi hitam pekat di hati yang luka.

Kaulah Air Mata,
Senjata yang tak pernah putus dikala duka !!!!

Palembang, 24 Juni 2008
Hari yang suram tapi tak terlupa.......

-------

Ditulis oleh adik laki2ku,
teruntuk mu AYAH......

-------

1 Tahun berlalu, Semoga Allah senantiasa
memberikan tempat terbaik untukmu,
Amin ya Robbal Alamin
Miss u much, AYAH...

--------

Kamis, 11 Juni 2009

Ngilu


Kami pun merasakan sakitnya kawan,
Kami tak bisa berbuat banyak,
Kami cuma bisa berdoa,
Berdoa di berikan jalan yang terbaik,
Semoga akan selalu ada jalan pelangi dan kupu-kupu indah itu....
AMIN...

Rabu, 10 Juni 2009

Laki-laki Sejati

Aku bertanya pada Bunda,
bagaimana memilih Lelaki Sejati ?
Bunda menjawab, Nak..........

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar,
Tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,
Tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,
Tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat bekerja,
Tetapi dari bagaimana dia dihormati di dalam rumah
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
Tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,
Tetapi dari hati yang ada dibalik itu
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yg memuja,
Tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari barbel yang dibebankan,
Tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci,
Tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca

Pertanyaannya adalah, apakah kalian para lelaki telah siap untuk melakukan itu semua ?

Minggu, 24 Mei 2009

Wanita Modern

Dari semua karya-karya Kahlil Gibran, aku paling suka baca bagian ini niy...
yang mengulas tentang :

"Wanita Modern"

" Peradaban modern telah menjadikan wanita lebih bijaksana, tetapi peradaban juga membuat wanita lebih menderita karena ketamakan kaum lelaki. Pada masa lalu, wanita adalah istri yang bahagia, namun sekarang mereka menjadi nyonya rumah yang menderita. Pada masa lalu, mereka berjalan dengan mata buta dalam terang cahaya, tetapi sekarang mereka berjalan dengan mata terbuka justru dalam kegelapan. Mereka dulu cantik dalam kebodohannya, berbudi dalam kesederhanaannya, dan tegar dalam kelemahannya. Kini, para wanita telah menjadi buruk rupa dalam kepintarannya, dangkal dan tak berjiwa dalam pengetahuannya. Akankah datang suatu hari ketika kecantikan dan pengetahuan, kepintaran dan kebajikan, kelemahan dan kekuatan dipadukan di dalam raga seorang wanita ? "

Hmmmm itu lah bagian" yang paling aku suka, bener" briliant ya otak nya Kahlil Gibran, di zaman nya aja dia sudah bisa begitu peka 'membaca' dan memahami kebenaran tetang wanita, dan memang terbukti, skrg kebanyakan beginilah wanita adanya,

" Akankah datang suatu hari ketika kecantikan dan pengetahuan, kepintaran dan kebajikan, kelemahan dan kekuatan dipadukan di dalam raga seorang wanita ? "

Kata" itu menjadi pedoman bagi ku untuk berusaha bisa menjadi wanita yang lebih baik, memang tidak akan mungkin sempurna, tapi tetap harus bisa menjadi yang lebih baik, setidaknya bagi diriku sendiri terlebih untuk keluarga dan semua orang" yang mengenalku. Aku ingin menjadi penting bagi "mereka".
Semoga ya Allah...Amin...

Minggu, 17 Mei 2009

Tak Pernah Sengaja

Tere - Tak Pernah Sengaja

Ah, ah, ah
Ku salah lagi
Ah, ah, ah
Kau marah lagi
Maksudku bukan itu
Maksudku berbeda
Kau hanya salah mengerti
Mengapa tak pernah
Mengapa tak bisa
Ku menjelaskan padamu
#
Aku tak pernah sengaja
Untuk menyakiti hatimu
Kalau memang ku sengaja
Tak mungkin ku minta kau
Untuk memaafkan aku lagi, dan lagi
Andainya ku sengaja
Ku pasti sudah pergi
Lupakan yang terjadi
dan aku meninggalkan kamu

Rabu, 13 Mei 2009

Satu untuk Semua


"Mak sakit !!!" huaaaaaaaaa, 2 kata itu bisa mengubah semua jalan kehidupan keseharian di rumah ku dan rumah nenek ku. Seperti pagi ini, Mak sakit. Hmmm mulai dari ibu, aku, adek"ku, bibi" ku pada uring"an. Secara rumah ku dgn rumah nenek bersebelahan, jadilah mak semua yang mengurus rumah" kita. Otomatis kl Mak sakit, maka sakitlah kita semua. Ibu ku dulu pernah bilang sama aku dan 3 adekku "koq kl Mak yang sakit lebih di perhatikan di banding ibu yang sakit" ibu mungkin cuma ngetest kita aj, gimana tanggapan kami anak"nya, dan yaa jawaban pasti kita adalah "kl ibu yang sakit kan ada ayah yang perhati'in, nah kl Mak yang sakit ??? pasti nya kami keponakan"nya yg sangat" perhatian sama dia.

Mak adalah kakak perempuan nya ibu ku. Umur nya kira" 57 thn. Dia yang mengasuh ku sejak bayi, itulah sebab nya aku panggil dia dgn sebutan Mak. Dia ibu kedua bagiku. Dia tidak menikah. Dia sangat telaten di semua bidang. Dia yang mengurus makan untuk keluarga ku dan keluarga nenek ku (adek" + kakak" nya Mak). Dia yang mengurus rumah untuk rumah ku dan rumah nenek ku. Aku pernah bilang 'ambil orang yang bisa bantu" kita' tapi dia malah bilang 'aku bisa kerja'in semua' hmmm mau apalagi ??? semua perkataan Mak adalah harga mati. Tidak bisa di tawar" lagi. Jadi lah, kita cuma ambil orang yang bantu'in nyuci + nyetrika pakaian. Selebihnya dia yang mengerjakan. Dan sekarang anak ku pun dia yang mengasuh. Dia melakukan semua dengan cinta kasih, dengan segenap keikhlasan yang dia punya. Lewat tangannya kami tumbuh. Mak adalah denyut nadi kehidupan kami, terlebih" aku yang notabene nya keponakan palingggg di sayang oleh Mak.

'Mak, nanti sore kita ke dokter'
'Mak, cepat sembuh'

Engkau --- Satu untuk Semua.
We love u much...

Lirik Cinta Terlarang

The Virgin -- Cinta Terlarang

Kau kan slalu tersimpan di Hatiku
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku 'kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku

Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya

Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu